lembut cahayamumemekar bunga senyuman
di kala ruang ini suram
serlahan cahaya kudusmu
menerangi alam
tiba-tiba..
titis demi titis luruh
lalu diri itu hilang
lebur di kaki waktu
seluruh pencarian
hanya sekadar menemukan
diri yang hancur di tirai malam

No comments:
Post a Comment